Senin, 08 Juni 2015

pkmu 1



Jakarta 17 April 2015, kegiatan pkm unj 1 dimulai. Kegiatan yang bertemakan leading the change dilaksanakan di kampus D psikologi halimun. Saat ini peserta pkm unj dari berbagai jurusan berkumpul. Pkmu yang di mulai sekitar pukul 1 siang dimulai dengan pembacaan tilawah lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan juga totalitas perjuangan. Kemudian kak Aji Handoyo FE 2012 selaku ketua pelaksana pkm unj membuka acara dengan memberikan sambutan. Beliau memotivasi peserta pkm unj bahwa saat itu, para peserta yang hadir merupakan orang-orang yang telah terpilih.
Materi pertama dimulai dengan "ManajemenIsu" yang dibawakan oleh kak Defrizal Siregar (Ketua BEM UNJ 2003). Dengan penampilan dan gaya khasnya sebagai alumni FIK, beliau dengan semangatnya berteriak lalu meniup peluit dengan mengatakan "ARE YOU READY?",peserta pun sontak kaget dan menjawab Yes! Hidup Mahasiswa!!! (sambil beranjak berdiri dari tempat duduk). Materi ini pun berlangsung dengan serunya.
Beliau menuturkan, "Seorang manusia harus punya konsep dalam mengelola masalah-masalah dalam hidupnya. Demikian pun dalam menanggapi isu-isu yang berkembang dalam masyarakat. Karena dari isu tersebut, kita dapat menarik benang merah, yaitu Peluang, Reduksi dan Potensi."
Menurut penuturannya, isu-isu yang berkembang bisa menjadi snowball yang bisa digilir kemana saja. Terlebih lagi media di zaman sekarang sudah dibayar oleh sekelompok kepentingan. Namun, kita tak perlu khawatir. Karena kita masih bisa menggunakan media sosial sebagai sebuah alat perlawanan dan membangun opini publik. Tetapi kita harus mengindentifikasi dan menyaring isu secara komperehensif sehingga jangan sampai kita sendiri yang memperkeruh suasana.
Materi kedua, "RekayasaSosial" dibawakan oleh kak Adam Ilham (Sekjend DPP Pemuda Lumbung Informasi Rakyat). Dalam materinya, rekayasa sosial adalah menipu dengan cara halus. Bagaimana masyarakat itu dipengaruhi oleh sesuatu yang tidak sesuai dengan realitas. Seperti halnya kasus, konflik NAZI dengan Yahudi. Dengan kekejaman Hitler dan sikapnya yang fundamental ia meminta hak atas wilayah kekuasaan.
Dampak dari rekayasa sosial itu sangatlah besar. Karena akan menimbulkan krisis kepercayaan dan perperangan besar. Bahkan korbannya pun akan mengalami penderitaan yang luar biasa.
Kegiatan PKM UNJ 1 ini pun berlangsung dengan lancar. Saya sendiri sebagai seorang peserta merasa puas akan materi yang saya dapatkan di pkm unj pertama ini.

pkmu#1

Jakarta 17 April 2015, kegiatan pkm unj 1 dimulai. Kegiatan yang bertemakan leading the change dilaksanakan di kampus D psikologi halimun. Saat ini peserta pkm unj dari berbagai jurusan berkumpul. Pkmu yang di mulai sekitar pukul 1 siang dimulai dengan pembacaan tilawah lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan juga totalitas perjuangan. Kemudian kak Aji Handoyo FE 2012 selaku ketua pelaksana pkm unj membuka acara dengan memberikan sambutan. Beliau memotivasi peserta pkm unj bahwa saat itu, para peserta yang hadir merupakan orang-orang yang telah terpilih.
Materi pertama dimulai dengan "Manajemen Isu" yang dibawakan oleh kak Defrizal Siregar (Ketua BEM UNJ 2003). Dengan penampilan dan gaya khasnya sebagai alumni FIK, beliau dengan semangatnya berteriak lalu meniup peluit dengan mengatakan "ARE YOU READY?", pesertapun sontak kaget dan menjawab Yes! Hidup Mahasiswa!!! (sambil beranjak berdiri dari tempat duduk). Materi ini pun berlangsung dengan serunya.
Beliau menuturkan, "Seorang manusia harus punya konsep dalam mengelola masalah-masalah dalam hidupnya. Demikian pun dalam menanggapi isu-isu yang berkembang dalam masyarakat. Karena dari isu tersebut, kita dapat menarik benang merah, yaitu Peluang, Reduksi dan Potensi."
Menurut penuturannya, isu-isu yang berkembang bisa menjadi snowball yang bisa digilir ke mana saja. Terlebih lagi media di zaman sekarang sudah dibayar oleh sekelompok kepentingan. Namun, kita tak perlu khawatir. Karena kita masih bisa menggunakan media sosial sebagai sebuah alat perlawanan dan membangun opini publik. Tetapi kita harus mengindentifikasi dan menyaring isu secara komperehensif sehingga jangan sampai kita sendiri yang memperkeruh suasana.
Materi kedua, "Rekayasa Sosial" dibawakan oleh kak Adam Ilham (Sekjend DPP Pemuda Lumbung Informasi Rakyat). Dalam materinya, rekayasa sosial adalah menipu dengan cara halus. Bagaimana masyarakat itu dipengaruhi oleh sesuatu yang tidak sesuai dengan realitas. Seperti halnya kasus, konflik NAZI dengan Yahudi. Dengan kekejaman Hitler dan sikapnya yang fundamental ia meminta hak atas wilayah kekuasaan.
Dampak dari rekayasa sosial itu sangatlah besar. Karena akan menimbulkan krisis kepercayaan dan perperangan besar. Bahkan korbannya pun akan mengalami penderitaan yang luarbiasa.
Kegiatan PKM UNJ 1 ini pun berlangsung dengan lancar. Saya sendiri sebagai seorang peserta merasa puas akan materi yang saya dapatkan di pkm unj pertama ini.

pkmu#1

Jakarta 17 April 2015, kegiatan pkm unj 1 dimulai. Kegiatan yang bertemakan leading the change dilaksanakan di kampus D psikologi halimun. Saat ini peserta pkm unj dari berbagai jurusan berkumpul. Pkmu yang di mulai sekitar pukul 1 siang dimulai dengan pembacaan tilawah lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan juga totalitas perjuangan. Kemudian kak Aji Handoyo FE 2012 selaku ketua pelaksana pkm unj membuka acara dengan memberikan sambutan. Beliau memotivasi peserta pkm unj bahwa saat itu, para peserta yang hadir merupakan orang-orang yang telah terpilih.
Materi pertama dimulai dengan "Manajemen Isu" yang dibawakan oleh kak Defrizal Siregar (Ketua BEM UNJ 2003). Dengan penampilan dan gaya khasnya sebagai alumni FIK, beliau dengan semangatnya berteriak lalu meniup peluit dengan mengatakan "ARE YOU READY?", pesertapun sontak kaget dan menjawab Yes! Hidup Mahasiswa!!! (sambil beranjak berdiri dari tempat duduk). Materi ini pun berlangsung dengan serunya.
Beliau menuturkan, "Seorang manusia harus punya konsep dalam mengelola masalah-masalah dalam hidupnya. Demikian pun dalam menanggapi isu-isu yang berkembang dalam masyarakat. Karena dari isu tersebut, kita dapat menarik benang merah, yaitu Peluang, Reduksi dan Potensi."
Menurut penuturannya, isu-isu yang berkembang bisa menjadi snowball yang bisa digilir ke mana saja. Terlebih lagi media di zaman sekarang sudah dibayar oleh sekelompok kepentingan. Namun, kita tak perlu khawatir. Karena kita masih bisa menggunakan media sosial sebagai sebuah alat perlawanan dan membangun opini publik. Tetapi kita harus mengindentifikasi dan menyaring isu secara komperehensif sehingga jangan sampai kita sendiri yang memperkeruh suasana.
Materi kedua, "Rekayasa Sosial" dibawakan oleh kak Adam Ilham (Sekjend DPP Pemuda Lumbung Informasi Rakyat). Dalam materinya, rekayasa sosial adalah menipu dengan cara halus. Bagaimana masyarakat itu dipengaruhi oleh sesuatu yang tidak sesuai dengan realitas. Seperti halnya kasus, konflik NAZI dengan Yahudi. Dengan kekejaman Hitler dan sikapnya yang fundamental ia meminta hak atas wilayah kekuasaan.
Dampak dari rekayasa sosial itu sangatlah besar. Karena akan menimbulkan krisis kepercayaan dan perperangan besar. Bahkan korbannya pun akan mengalami penderitaan yang luarbiasa.
Kegiatan PKM UNJ 1 ini pun berlangsung dengan lancar. Saya sendiri sebagai seorang peserta merasa puas akan materi yang saya dapatkan di pkm unj pertama ini.

pkmu#1

Jakarta 17 April 2015, kegiatan pkm unj 1 dimulai. Kegiatan yang bertemakan leading the change dilaksanakan di kampus D psikologi halimun. Saat ini peserta pkm unj dari berbagai jurusan berkumpul. Pkmu yang di mulai sekitar pukul 1 siang dimulai dengan pembacaan tilawah lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan juga totalitas perjuangan. Kemudian kak Aji Handoyo FE 2012 selaku ketua pelaksana pkm unj membuka acara dengan memberikan sambutan. Beliau memotivasi peserta pkm unj bahwa saat itu, para peserta yang hadir merupakan orang-orang yang telah terpilih.
Materi pertama dimulai dengan "Manajemen Isu" yang dibawakan oleh kak Defrizal Siregar (Ketua BEM UNJ 2003). Dengan penampilan dan gaya khasnya sebagai alumni FIK, beliau dengan semangatnya berteriak lalu meniup peluit dengan mengatakan "ARE YOU READY?", pesertapun sontak kaget dan menjawab Yes! Hidup Mahasiswa!!! (sambil beranjak berdiri dari tempat duduk). Materi ini pun berlangsung dengan serunya.
Beliau menuturkan, "Seorang manusia harus punya konsep dalam mengelola masalah-masalah dalam hidupnya. Demikian pun dalam menanggapi isu-isu yang berkembang dalam masyarakat. Karena dari isu tersebut, kita dapat menarik benang merah, yaitu Peluang, Reduksi dan Potensi."
Menurut penuturannya, isu-isu yang berkembang bisa menjadi snowball yang bisa digilir ke mana saja. Terlebih lagi media di zaman sekarang sudah dibayar oleh sekelompok kepentingan. Namun, kita tak perlu khawatir. Karena kita masih bisa menggunakan media sosial sebagai sebuah alat perlawanan dan membangun opini publik. Tetapi kita harus mengindentifikasi dan menyaring isu secara komperehensif sehingga jangan sampai kita sendiri yang memperkeruh suasana.
Materi kedua, "Rekayasa Sosial" dibawakan oleh kak Adam Ilham (Sekjend DPP Pemuda Lumbung Informasi Rakyat). Dalam materinya, rekayasa sosial adalah menipu dengan cara halus. Bagaimana masyarakat itu dipengaruhi oleh sesuatu yang tidak sesuai dengan realitas. Seperti halnya kasus, konflik NAZI dengan Yahudi. Dengan kekejaman Hitler dan sikapnya yang fundamental ia meminta hak atas wilayah kekuasaan.
Dampak dari rekayasa sosial itu sangatlah besar. Karena akan menimbulkan krisis kepercayaan dan perperangan besar. Bahkan korbannya pun akan mengalami penderitaan yang luarbiasa.
Kegiatan PKM UNJ 1 ini pun berlangsung dengan lancar. Saya sendiri sebagai seorang peserta merasa puas akan materi yang saya dapatkan di pkm unj pertama ini.